Cara Menerjemahkan Faktur dan Struk Pembayaran
TABLE OF CONTENTS
Menerjemahkan faktur dan tanda terima terdengar sederhana sampai jumlah total berubah, pajak salah dibaca, atau rincian baris kehilangan konteks. Jika Anda perlu menerjemahkan faktur untuk pelanggan, vendor, atau auditor, gunakan alur kerja berikut untuk menjaga keakuratan angka, tanggal, dan detail kepatuhan. Anda tetap akan menghasilkan terjemahan yang mudah dibaca.
Hal yang harus Anda lindungi sebelum menerjemahkan
Faktur penuh dengan data. Cara paling aman adalah mengunci semua hal yang tidak boleh berubah.
- Jumlah total, subtotal, tarif pajak, dan simbol mata uang
- Nomor faktur, nomor pesanan pembelian, dan syarat pembayaran
- Tanggal dan tanggal jatuh tempo (format bervariasi sesuai wilayah)
- Nama perusahaan, alamat, dan nomor registrasi
- Detail bank, IBAN, SWIFT, dan NPWP
Buatlah daftar sederhana “jangan diterjemahkan” di bagian atas file Anda agar penerjemah, atau alat yang digunakan, memiliki batasan yang jelas. Jika Anda membutuhkan template, lihat What Not to Translate.
Langkah 1: Mulai dari format sumber terbaik
Jika memungkinkan, terjemahkan file sumber yang dapat diedit, bukan hasil scan. Ini adalah cara paling sederhana untuk menerjemahkan faktur tanpa kehilangan rincian baris.
- Terbaik: DOCX, XLSX, atau ekspor asli dari sistem akuntansi
- Baik: PDF berbasis teks
- Pilihan terakhir: PDF hasil scan atau foto
Jika Anda hanya memiliki hasil scan, jalankan OCR terlebih dahulu untuk mengubah gambar menjadi teks, lalu terjemahkan. Cara ini dibahas di How to Translate a Scanned PDF.
Langkah 2: Normalisasi angka dan tanggal
Setiap wilayah menggunakan pemisah yang berbeda. Tentukan format yang diharapkan oleh audiens tujuan.
- Desimal:
1,234.56vs.1.234,56 - Tanggal:
MM/DD/YYYYvs.DD/MM/YYYY - Mata uang:
$1,234.56vs.1.234,56 €
Biarkan jumlah pada sumber tetap sama selama proses penerjemahan. Ubah format hanya jika penerima membutuhkan konvensi lokal. Langkah ini membantu mengurangi kesalahan akuntansi umum saat menerjemahkan faktur, terutama yang disebabkan oleh pemisah dan penempatan mata uang.
Langkah 3: Pertahankan tata letak dan struktur rincian baris
Kesalahan pada faktur sering kali berasal dari penyelarasan yang rusak atau baris yang hilang. Ini umum terjadi setelah proses OCR atau konversi PDF.
- Pastikan setiap item baris tetap pada satu baris
- Pertahankan header kolom dan urutannya
- Jaga agar jumlah dan harga satuan tetap sejajar
- Jangan menggabungkan baris untuk “memperbaiki” kata-kata
Jika Anda menerjemahkan PDF, gunakan alat yang menjaga tabel dan spasi tetap utuh. Lihat Cara Menerjemahkan File PDF dan Menjaga Format.
Langkah 4: Hanya terjemahkan kolom teks
Fokus pada label, deskripsi, dan instruksi pembayaran. Contoh:
- “Pembayaran jatuh tempo dalam 30 hari”
- “Subtotal,” “PPN,” “Total”
- “Alamat penagihan,” “Alamat pengiriman”
Biarkan kolom angka apa adanya. Jika ada istilah yang ambigu, tambahkan penjelasan singkat dalam tanda kurung daripada mengubah maknanya. Cara ini menjaga faktur terjemahan tetap selaras dengan buku besar asli. Hal ini semakin penting jika Anda menerjemahkan faktur dalam jumlah besar.
Langkah 5: Lakukan pemeriksaan QA dua tahap
Perlakukan penerjemahan faktur seperti audit mini. Pemeriksaan dua tahap membantu mengurangi revisi dengan mendeteksi total, tanggal, dan ID sebelum pengiriman.
Tahap 1: Akurasi
- Bandingkan total dan pajak dengan sumber aslinya
- Verifikasi nomor faktur dan detail akun
- Pastikan tanggal dan kode mata uang benar
Tahap 2: Keterbacaan
- Periksa label dan judul agar jelas
- Pastikan deskripsi singkat dan padat
- Pastikan instruksi pembayaran mudah dipahami dalam bahasa target
Masalah umum dan solusi cepat
Masalah: Total tidak sesuai
Solusi: Periksa kembali pemisah angka dan penempatan mata uang. Pertukaran koma dan titik dapat mengubah nilai.
Masalah: Kode mata uang tidak cocok
Solusi: Verifikasi kode ISO (USD, EUR, GBP) dan pastikan sesuai dengan dokumen sumber dan instruksi pembayaran.
Masalah: Istilah pajak tidak konsisten
Solusi: Gunakan istilah resmi lokal, atau pertahankan istilah sumber dengan terjemahan singkat dalam tanda kurung.
Masalah: OCR membuat baris tabel rusak
Solusi: Bangun ulang tabel sekali saja, lalu terjemahkan versi yang sudah rapi.
Alur kerja yang direkomendasikan dengan OpenL

Jika Anda menginginkan hasil terjemahan yang cepat dan rapi dengan sedikit pekerjaan manual:
- Ekspor faktur ke format DOCX atau PDF berbasis teks.
- Unggah ke OpenL Doc Translator.
- Pilih bahasa target Anda dan lakukan terjemahan.
- Unduh file yang sudah diterjemahkan.
Untuk faktur hasil scan, lakukan OCR terlebih dahulu, lalu unggah file yang sudah dibersihkan.
Struk: apa yang berbeda
Struk biasanya lebih singkat, namun tetap memuat kolom-kolom penting. Saat Anda menerjemahkan faktur dan struk sekaligus, perhatikan secara khusus:
- Metode pembayaran dan kode otorisasi
- Baris tip, biaya layanan, atau biaya kecil lainnya
- ID toko, terminal POS, dan nomor kasir
- Label pajak yang berbeda di tiap wilayah
Jika struk digunakan untuk penggantian biaya atau audit, biarkan semua penanda identitas tetap seperti aslinya. Hanya terjemahkan label/keterangan saja.
Daftar periksa cepat sebelum dikirim
Gunakan daftar periksa ini setiap kali Anda menerjemahkan faktur untuk pembayaran lintas negara.
- Semua total dan tarif pajak sesuai dengan dokumen sumber
- Tanggal dan tanggal jatuh tempo sudah benar
- Detail bank dan ID tidak berubah
- Item/baris terjajar dengan benar
- Syarat pembayaran terbaca alami dalam bahasa target
- Lakukan pemeriksaan QA cepat menggunakan Translation QA Checklist
Faktur dan struk adalah dokumen keuangan, jadi akurasi selalu lebih penting daripada gaya bahasa. Gunakan alur kerja ini untuk menerjemahkan faktur dengan percaya diri, meminimalkan revisi bolak-balik, dan menjaga pembukuan Anda tetap rapi dalam berbagai bahasa.


