Bahasa Inggris Tengah: Perjalanan Melintasi Waktu dan Bahasa

OpenL Team 6/4/2025

TABLE OF CONTENTS

Selamat datang di dunia menarik Bahasa Inggris Tengah, bentuk bahasa Inggris yang digunakan sekitar tahun 1100 hingga 1500. Periode penting ini, yang mencakup Abad Pertengahan Tinggi dan Akhir, menyaksikan transformasi bahasa Inggris dari Bahasa Inggris Kuno yang sangat terinfleksi seperti pada Beowulf menjadi bahasa yang lebih mirip dengan yang kita gunakan saat ini. Dalam panduan komprehensif ini, kita akan menjelajahi apa itu Bahasa Inggris Tengah, konteks sejarahnya yang kaya, ciri-ciri linguistik yang khas, pencapaian sastra utama, serta strategi praktis untuk membacanya. Anda juga akan berkesempatan menguji pemahaman Anda melalui kuis interaktif dan menemukan sumber daya untuk membantu memahami bagian-bagian yang menantang.

Apa itu Bahasa Inggris Tengah?

Temukan apa yang mendefinisikan Bahasa Inggris Tengah dan mengapa periode ini sangat penting dalam evolusi bahasa Inggris.

Bahasa Inggris Tengah merupakan tahap evolusi bahasa Inggris yang muncul setelah Penaklukan Norman tahun 1066 dan berlangsung hingga sekitar tahun 1500. Para ahli bahasa biasanya membagi periode ini menjadi dua fase: Bahasa Inggris Tengah Awal (sekitar 1100-1300) dan Bahasa Inggris Tengah Akhir (sekitar 1300-1500). Era ini menjadi jembatan penting antara Bahasa Inggris Kuno—bahasa Jermanik yang sangat terinfleksi dengan sistem kasus yang kompleks—dan Bahasa Inggris Modern, yang lebih mengandalkan urutan kata dan tata bahasa yang disederhanakan.

Transformasi ini tidak terjadi secara langsung. Dekade-dekade setelah tahun 1066 menyaksikan perubahan bertahap ketika pengaruh Norman Prancis meresap ke dalam masyarakat Inggris, sementara struktur dasar Jermanik bahasa Inggris beradaptasi dan disederhanakan selama beberapa generasi.

Konteks Sejarah: Penaklukan Norman dan Warisan Linguistiknya

Jelajahi peristiwa sejarah dan perubahan sosial yang membentuk perkembangan Bahasa Inggris Tengah.

Penaklukan Norman tahun 1066 secara fundamental mengubah lanskap linguistik Inggris. Ketika William Sang Penakluk mengalahkan Raja Harold II dalam Pertempuran Hastings, ia tidak hanya mengubah kekuasaan politik—ia juga memulai revolusi linguistik yang akan membentuk ulang bahasa Inggris selamanya.

Masyarakat Trilingual

Inggris pasca-penaklukan menjadi masyarakat multibahasa yang kompleks:

  • Latin tetap menjadi bahasa Gereja, keilmuan, dan dokumen resmi

  • Anglo-Norman (varian dari Bahasa Prancis Kuno) mendominasi istana kerajaan, proses hukum, dan kalangan bangsawan

  • Bahasa Inggris tetap digunakan di kalangan rakyat biasa, pengrajin, dan masyarakat pedesaan

Stratifikasi bahasa ini menciptakan apa yang disebut para ahli sebagai “spesialisasi domain,” di mana bahasa yang berbeda digunakan untuk fungsi sosial dan profesional tertentu.

Gelombang Pengaruh Bahasa

Transformasi Bahasa Inggris terjadi melalui beberapa pengaruh utama:

Dampak Prancis dan Norman: Kaum elit Norman memperkenalkan sekitar 10.000 kata serapan dari Bahasa Prancis ke dalam kosakata Bahasa Inggris, terutama di bidang pemerintahan (“parliament,” “government”), hukum (“court,” “judge,” “jury”), urusan militer (“army,” “battle,” “siege”), kuliner (“beef,” “pork,” “dinner”), dan budaya tinggi (“art,” “music,” “fashion”).

Warisan Norse yang Berlanjut: Permukiman Viking sebelumnya (abad ke-8 hingga ke-11) telah menyumbangkan kosakata dasar ke dalam Bahasa Inggris. Kata-kata seperti “sky,” “egg,” “window,” “husband,” dan “skill” menjadi semakin menonjol selama periode Bahasa Inggris Pertengahan, terutama dalam dialek utara di mana pemukiman Skandinavia paling banyak terjadi.

Tradisi Keilmuan Latin: Seiring berkembangnya literasi dan universitas, Bahasa Latin menyumbangkan banyak istilah ilmiah, khususnya di bidang agama, sains, dan filsafat.

Kebangkitan Bertahap Bahasa Inggris

Pada abad ke-13, Bahasa Inggris mulai kembali menguat. Hilangnya wilayah Normandia ke Prancis pada tahun 1204 melemahkan hubungan antara Inggris dan wilayah berbahasa Prancis. Pada tahun 1362, Bahasa Inggris menjadi bahasa resmi Parlemen, dan karya-karya Geoffrey Chaucer di akhir abad ke-14 membuktikan bahwa Bahasa Inggris mampu mencapai tingkat kecanggihan sastra yang sama dengan Bahasa Prancis atau Latin.

Ciri-ciri Utama Bahasa Inggris Pertengahan

Pelajari perubahan linguistik utama dalam kosakata, tata bahasa, pelafalan, dan ejaan yang membedakan Bahasa Inggris Pertengahan dari Bahasa Inggris Kuno dan Modern.

Bahasa Inggris Pertengahan mengalami perubahan besar di semua aspek struktur bahasa. Memahami perubahan ini membantu menjelaskan baik tantangan maupun keunikan saat membaca teks Bahasa Inggris Pertengahan.

Perkembangan dan Pelapisan Kosakata

Leksikon Bahasa Inggris Pertengahan sangat diperkaya melalui penyerapan kata-kata baru:

  • Inti Jermanik: Kosakata dasar tetap berasal dari rumpun Jermanik (“house” = rumah, “love” = cinta, “water” = air, “bread” = roti)

  • Lapisan Prancis: Istilah-istilah yang lebih canggih dan teknis berasal dari bahasa Prancis (“justice” = keadilan, “beauty” = keindahan, “government” = pemerintahan)

  • Tambahan Latin: Konsep abstrak dan ilmiah diambil dari bahasa Latin (“education” = pendidikan, “philosophy” = filsafat, “science” = ilmu pengetahuan)

  • Integrasi Norse: Kata-kata sehari-hari dari bahasa Norse Kuno menjadi standar (“they” = mereka, “them” = mereka, “their” = mereka)

Pelapisan ini menciptakan pasangan sinonim di mana kata-kata Jermanik, Prancis, dan Latin hidup berdampingan dengan perbedaan halus dalam tingkat formalitas dan makna (misalnya, “kingly/royal/regal” = bersifat raja/kerajaan/kerajaan).

Penyederhanaan Tata Bahasa

Bahasa Inggris Pertengahan secara drastis menyederhanakan tata bahasa Bahasa Inggris Kuno:

Runtuhnya Sistem Kasus: Bahasa Inggris Kuno memiliki empat kasus kata benda yang berbeda (nominatif, akusatif, genitif, datif) dengan kesepakatan kata sifat yang kompleks. Bahasa Inggris Pertengahan sebagian besar menghilangkan perbedaan ini, hanya menyisakan jejak pada kata ganti dan beberapa ungkapan yang membatu.

Perubahan Sistem Kata Kerja: Jika kata kerja Bahasa Inggris Kuno memiliki akhiran orang dan jumlah yang rumit, Bahasa Inggris Pertengahan menyederhanakan pola-pola ini. Bentuk infinitif biasanya berakhiran -en (misal, “loven” = mencintai), dan past participle sering masih memakai awalan ge- (yang kemudian menjadi y-).

Stabilisasi Urutan Kata: Seiring hilangnya akhiran infleksi, urutan kata menjadi lebih tetap. Pola Subjek-Kata Kerja-Objek menjadi dominan, meskipun masih ada sedikit fleksibilitas, terutama dalam puisi.

Evolusi Pelafalan

Pelafalan Bahasa Inggris Pertengahan sangat berbeda dari Bahasa Inggris Kuno maupun Modern:

Diagram perubahan vokal bahasa Inggris selama Great Vowel Shift

Sistem Vokal: Sebagian besar vokal diucapkan lebih mirip dengan vokal di Eropa kontinental. Huruf ‘a’ diucapkan [a] (seperti pada “father”), ‘e’ adalah [ɛ] atau [e], dan ‘i’ adalah [i] (seperti pada “machine”).

Great Vowel Shift: Dimulai pada abad ke-15, perubahan sistematis dalam pengucapan vokal panjang ini memulai transformasi menuju bunyi bahasa Inggris Modern. Misalnya, Middle English “tyme” [ti:mə] menjadi Modern English “time” [taɪm].

Perbedaan Konsonan: Banyak konsonan yang kini tidak diucapkan dulu masih terdengar: ‘k’ pada “knight,” ‘l’ pada “half,” dan ‘gh’ pada “night” (diucapkan [x], seperti pada bahasa Jerman “ach”).

Variasi dan Standarisasi Ortografi

Penulisan dalam Middle English mencerminkan sifat transisinya:

Variasi Regional: Tanpa ejaan standar, para penulis menulis secara fonetik, sehingga muncul variasi regional. Kata “church” bisa muncul sebagai “chirche” (Selatan), “churche” (Midlands), atau “kirk” (Utara).

Konvensi Ejaan Prancis: Penulis Norman memperkenalkan pola ejaan Prancis, seperti ‘qu’ untuk Old English ‘cw’ (“queen” menggantikan “cwen”) dan ‘gh’ untuk bunyi [x].

Chancery Standard (bentuk bahasa Inggris tertulis yang digunakan oleh kantor pemerintahan pada akhir Middle English, yang mempengaruhi standarisasi selanjutnya)

AspekOld EnglishMiddle EnglishModern English
Sistem Kasus4 kasus, kompleksSebagian besar dihilangkanMinimal (hanya pada pronomina)
Urutan KataFleksibel (SOV/SVO)Semakin SVOSVO tetap
KosakataInti GermanikGermanik + Prancis/LatinSangat campuran
EjaanCukup konsistenSangat bervariasiStandar

Sastra Middle English: Masa Keemasan

Ungkap pencapaian sastra dan keragaman regional dalam sastra Inggris Pertengahan, dari Chaucer hingga para penyair anonim.

Meskipun budaya Prancis sangat dominan, sastra Inggris Pertengahan menghasilkan karya-karya luar biasa yang menunjukkan semakin majunya bahasa ini serta keragaman regionalnya.

Pencapaian Sastra Utama

Geoffrey Chaucer (sekitar 1340-1400) The Canterbury Tales merupakan puncak dari sastra Inggris Pertengahan. Ditulis dalam dialek London, kumpulan kisah para peziarah karya Chaucer menampilkan keluwesan bahasa yang luar biasa, pengamatan sosial yang tajam, dan keindahan sastra yang tinggi. Karya-karyanya turut menetapkan dialek London sebagai standar sastra.

William Langland (sekitar 1330-1386) Piers Plowman, sebuah alegori religius yang kompleks, hadir dalam beberapa versi yang mewakili berbagai dialek. Karya ini menunjukkan bahwa bahasa Inggris Pertengahan mampu digunakan untuk kritik teologis dan sosial yang mendalam.

The Gawain Poet (anonim, akhir abad ke-14) Sir Gawain and the Green Knight, yang ditulis dalam dialek Northwest Midlands, merupakan contoh utama dari kebangkitan puisi aliterasi (kembalinya puisi aliteratif dalam puisi Inggris abad ke-14). Kosakata dan teknik puitisnya yang canggih mampu menyaingi karya sastra Eropa sezamannya.

Sastra Religius dan Didaktik

  • Ancrene Wisse (awal abad ke-13): Panduan bagi para anachoret wanita, mewakili prosa awal West Midlands

  • The Katherine Group: Kisah para santo yang menunjukkan perkembangan gaya prosa Inggris

  • Ormulum (sekitar 1200): Komentar Alkitab awal dengan sistem ejaan fonetik yang unik

Tradisi Sastra Regional

Sastra Inggris Pertengahan berkembang di berbagai pusat regional:

  • London: Semakin mendominasi, terutama berkat pengaruh Chaucer

  • West Midlands: Melahirkan penyair Gawain dan teks-teks religius penting

  • Utara: Mempertahankan tradisi aliterasi yang kuat dan kosakata Norse

  • East Midlands: Menghasilkan karya religius dan sekuler yang beragam

Cara Membaca Bahasa Inggris Tengah: Panduan Praktis

Dapatkan tips dan sumber daya praktis untuk membaca dan memahami teks Bahasa Inggris Tengah, bahkan bagi pemula.

Membaca Bahasa Inggris Tengah membutuhkan kesabaran dan strategi, namun akan semakin memuaskan seiring latihan.

Strategi Membaca yang Penting

Pendekatan Fonetik: Penulisan Bahasa Inggris Tengah sering kali lebih langsung mencerminkan pengucapan dibandingkan Bahasa Inggris Modern. Cobalah mengucapkan kata-kata yang tidak dikenal—banyak yang akan terasa familiar saat diucapkan dengan lantang.

Harapkan Variasi: Kata yang sama bisa saja ditulis dengan cara berbeda bahkan dalam satu teks. Jangan berasumsi bahwa variasi penulisan berarti kata yang berbeda.

Pahami Konvensi Penulis Naskah:

  • Huruf ‘e’ di akhir kata sering diucapkan [ə] (schwa)

  • ‘y’ sering mewakili ‘i’ (“lyf” = life)

  • ‘u’ dan ‘v’ sering dapat saling menggantikan

  • Huruf ganda bisa menunjukkan perbedaan pengucapan

Kenali Pola Umum:

  • Kata kerja bentuk infinitif sering berakhiran -en (“loven,” “goon”)

  • Past participle bisa memiliki awalan y- (“ygone,” “ysent”)

  • Kata benda jamak sering berakhiran -es atau -en

  • Kata kerja orang ketiga tunggal biasanya berakhiran -eth atau -es

Alat dan Sumber Linguistik

Referensi Penting:

  • Middle English Dictionary (University of Michigan): Kamus sejarah yang komprehensif

  • Oxford English Dictionary: Menyediakan informasi etimologi dan kutipan sejarah

  • A Chaucer Glossary oleh Norman Davis: Sangat membantu untuk teks Chaucer

Panduan Pengucapan:

  • Situs Chaucer Harvard menawarkan rekaman audio

  • International Phonetic Alphabet membantu studi pengucapan secara sistematis

Terjemahan Modern: Meskipun mempelajari cara membaca Bahasa Inggris Pertengahan secara langsung adalah yang paling ideal, terjemahan dapat membantu memverifikasi pemahaman dan memberikan kepercayaan diri saat menghadapi bagian-bagian yang sulit. Bagi mereka yang merasa beberapa bagian sangat menantang, Anda dapat menggunakan penerjemah Middle English kami di OpenL Translate untuk mendapatkan versi Bahasa Inggris Modern dari teks tersebut. Alat ini sangat membantu bagi pemula atau saat membaca karya sastra yang lebih kompleks.

Metode Membaca Langkah demi Langkah

  1. Bacaan Pertama: Bacalah untuk menangkap makna umum, tanpa khawatir tentang setiap kata

  2. Bacaan Kedua: Cari kata-kata yang tidak dikenal dan buat catatan di pinggir

  3. Bacaan Ketiga: Bacakan dengan suara keras untuk merasakan irama dan alurnya

  4. Analisis: Pertimbangkan tata bahasa, pilihan kata, dan efek sastra

Tantangan Interaktif: Uji Kemampuan Middle English Anda

Uji pengetahuan dan pemahaman Anda tentang Middle English dengan latihan yang menyenangkan dan interaktif.

Mari kita telusuri sebuah kutipan terkenal dari The Canterbury Tales bagian “General Prologue.” Cobalah pahami sebanyak mungkin sebelum memeriksa glosarium.

1. Tantangan Kosakata

Middle EnglishPilihanBahasa Inggris Modern
1. shouresa. kekeringan, b. hujan, c. bunga
2. sootea. jelaga, b. jas, c. manis
3. droghtea. draf, b. kekeringan, c. membawa
4. perceda. menusuk, b. memahami, c. memberi harga
5. veynea. sia-sia, b. anggur, c. pembuluh darah
6. swicha. saklar, b. seperti itu, c. cepat
7. licoura. minuman keras, b. cairan, c. kuliah
8. vertua. kebajikan, b. virtual, c. vertikal
9. engendreda. terancam, b. menghasilkan, c. berjenis kelamin
10. floura. lantai, b. bunga, c. tepung
11. eeka. masing-masing, b. juga, c. juga
12. breetha. napas, b. bernapas, c. berkembang biak
13. holta. berhenti, b. hutan, c. lubang
14. heetha. padang rumput, b. panas, c. perapian
15. croppesa. tanaman, b. cangkir, c. omong kosong

Jawaban: 1-b, 2-c, 3-b, 4-a, 5-c, 6-b, 7-b, 8-a, 9-b, 10-b, 11-c, 12-a, 13-b, 14-a, 15-a

2. Latihan Terjemahan

Cobalah menerjemahkan kalimat Middle English berikut ke dalam Bahasa Inggris Modern. Tulis jawabanmu di bawah, lalu cek terjemahan yang disediakan.

“Whan that Aprille with his shoures soote”

Jawaban Bahasa Inggris Modern: “When April with its sweet showers”

3. Latihan Pelafalan

Dengarkan rekaman bagian ini dan coba baca dengan lantang, meniru pelafalannya.

https://www.youtube.com/watch?v=M3y88HGb6Hc

Transisi Menuju Early Modern English

Lihat bagaimana Middle English berkembang menjadi Early Modern English melalui perubahan sosial, budaya, dan linguistik.

Menjelang akhir abad ke-15, beberapa faktor mempercepat transisi dari Middle English ke Early Modern English:

Revolusi Percetakan

Pengenalan teknologi percetakan oleh William Caxton ke Inggris (sekitar tahun 1476) membuat teks menjadi lebih standar dan mengurangi variasi regional. Para pencetak awal, yang sebagian besar berbasis di London, membantu menetapkan dialek East Midlands/London sebagai standar yang mulai berkembang.

Great Vowel Shift Berlanjut

Perubahan sistematis dalam pelafalan vokal panjang, yang dimulai pada abad ke-15, membentuk sistem vokal Bahasa Inggris Modern. Kata-kata yang berima pada zaman Chaucer (seperti “name” dan “shame”) mengalami perubahan paralel, mempertahankan hubungan rima mereka sambil mengubah bunyinya.

Perubahan Sosial dan Budaya

Bangkitnya kelas pedagang, meningkatnya tingkat literasi, dan penekanan Reformasi Protestan pada teks keagamaan dalam bahasa sehari-hari semuanya berkontribusi pada Bahasa Inggris yang semakin terstandarisasi dan canggih.

Pengaruh Renaisans

Kebangkitan pembelajaran klasik memperkenalkan banyak kata serapan dari Latin dan Yunani, memperluas kosakata Bahasa Inggris dan menciptakan bahasa yang kaya secara leksikal seperti yang digunakan oleh Shakespeare dan rekan-rekannya.

Mengapa Mempelajari Middle English Saat Ini?

Temukan nilai dan relevansi mempelajari Bahasa Inggris Tengah di dunia modern.

Memahami Bahasa Inggris Tengah memberikan wawasan unik tentang:

Evolusi Bahasa: Menyaksikan bagaimana bahasa berubah secara sistematis seiring waktu
Sejarah Budaya: Memahami masyarakat Inggris abad pertengahan melalui karya sastra
Bahasa Inggris Modern: Mengenali akar sejarah dari kosakata dan tata bahasa masa kini
Apresiasi Sastra: Mengakses karya-karya agung dalam keindahan bahasa aslinya
Kesadaran Linguistik: Mengembangkan kepekaan terhadap variasi dan perubahan bahasa

Bahasa Inggris Tengah dalam Bahasa Inggris Modern

Jelajahi bagaimana Bahasa Inggris Tengah terus membentuk kata-kata, ungkapan, dan ejaan dalam Bahasa Inggris modern.

Banyak fitur Bahasa Inggris modern berasal dari periode Bahasa Inggris Tengah. Berikut beberapa contohnya:

Asal Bahasa Inggris TengahContoh Bahasa Inggris ModernCatatan
they, them, theirthey, them, theirDipinjam dari Old Norse selama Bahasa Inggris Tengah
court, judge, governmentcourt, judge, governmentDipinjam dari Norman French
night (dieja ‘nyght’)nightEjaan ‘gh’ dari Bahasa Inggris Tengah, kini tidak diucapkan
akhiran jamak -eshouses, foxesMenjadi standar di Bahasa Inggris Tengah
urutan kata (SVO)The cat eats fish.Urutan kata tetap berkembang di Bahasa Inggris Tengah
huruf gandabutter, letterDigunakan untuk menunjukkan perbedaan pengucapan
  • Banyak kata sehari-hari serta istilah hukum, budaya, dan kuliner masuk ke Bahasa Inggris pada periode ini.

  • Beberapa konvensi ejaan, seperti ‘qu’ untuk ‘cw’ (queen vs. cwen), juga berasal dari Bahasa Inggris Tengah.

  • Ungkapan seperti ‘by and large’ dan ‘at length’ memiliki akar dari masa abad pertengahan.

Memahami hubungan ini membantu mengungkap warisan hidup Bahasa Inggris Tengah dalam bahasa sehari-hari kita.

Kesimpulan

Bahasa Inggris Tengah bukan sekadar tahap dalam sejarah Bahasa Inggris—ia adalah jembatan hidup antara masa lalu dan masa kini, penuh cerita, suara, dan kejutan.

Dengan mempelajari Bahasa Inggris Pertengahan, Anda tidak hanya belajar tentang perubahan bahasa, tetapi juga terhubung dengan suara dan imajinasi orang-orang dari berabad-abad yang lalu. Usaha yang Anda curahkan untuk membaca teks abad pertengahan, mendengarkan kutipan Chaucer, atau menjelajahi manuskrip digital akan memberi Anda perspektif baru dan apresiasi yang lebih dalam terhadap Bahasa Inggris yang kita gunakan saat ini.

Mengapa tidak mencoba membaca kutipan dari Chaucer, menggunakan OpenL Middle English Translator, atau mendengarkan puisi abad pertengahan secara langsung? Jelajahi sumber daya dan tantangan di atas, dan temukan sendiri kekayaan serta keindahan Bahasa Inggris Pertengahan. Perjalanan ini mungkin menantang, tetapi hasilnya benar-benar unik—dan Anda akan bergabung dengan tradisi pembaca dan pelajar yang telah berlangsung lebih dari 500 tahun.

Mulailah petualangan Anda hari ini!

Sumber dan Bacaan Lanjutan

Sumber Utama

  • Chaucer, Geoffrey. The Canterbury Tales. Ed. Larry Benson. The Riverside Chaucer. Edisi ke-3. Oxford University Press, 2008.

  • Sir Gawain and the Green Knight. Ed. J.R.R. Tolkien dan E.V. Gordon. Edisi ke-2. Oxford University Press, 1967.

  • Langland, William. Piers Plowman: The B Version. Ed. George Kane dan E. Talbot Donaldson. Athlone Press, 1975.

Studi Sejarah dan Linguistik

  • Baugh, Albert C., dan Thomas Cable. A History of the English Language. Edisi ke-6. Routledge, 2012.

  • Blake, Norman F. The Cambridge History of the English Language, Volume II: 1066-1476. Cambridge University Press, 1992.

  • Burrow, J.A., dan Thorlac Turville-Petre. A Book of Middle English. Edisi ke-3. Blackwell, 2005.

  • Crystal, David. The Stories of English. Overlook Press, 2004.

  • Fennell, Barbara A. A History of English: A Sociolinguistic Approach. Blackwell, 2001.

Referensi Bahasa

  • Kurath, Hans, dkk., editor. Middle English Dictionary. University of Michigan Press, 1952-2001. Online:

  • Davis, Norman. A Chaucer Glossary. Oxford University Press, 1979.

  • Oxford English Dictionary. Oxford University Press. Online:

Studi Sastra

  • Pearsall, Derek. The Canterbury Tales. George Allen & Unwin, 1985.

  • Spearing, A.C. The Gawain-Poet: A Critical Study. Cambridge University Press, 1970.

  • Turville-Petre, Thorlac. The Alliterative Revival. D.S. Brewer, 1977.

Sumber Daya Digital

  • OpenL Middle English Translator.

  • The Middle English Compendium. University of Michigan.

  • Harvard’s Chaucer Website.

  • The Corpus of Middle English Prose and Verse. University of Michigan.

Sumber Daya Pelafalan dan Audio

  • Solopova, Elizabeth. Chaucer’s Language. Dalam Oxford Guides to Chaucer. Oxford University Press, 2000.

  • Sounds of Speech: Middle English. University of Iowa.

Artikel Akademik

  • Cannon, Christopher. “The Myth of Origin and the Making of Chaucer’s English.” Speculum 71.3 (1996): 646-675.

  • Rothwell, William. “The Trilingual England of Geoffrey Chaucer.” Studies in the Age of Chaucer 16 (1994): 45-67.

  • Smith, Jeremy J. “Standard Language in Early Middle English?” Language Standardization and Language Change. Ed. Laura Wright. Cambridge University Press, 2000. 125-139.