10 Tips Mendapatkan Hasil Terjemahan yang Lebih Baik di Tahun 2025

OpenL Team 9/23/2025

TABLE OF CONTENTS

Mendapatkan terjemahan yang bagus bukan tentang satu alat ajaib - ini tentang proses yang andal. Baik Anda menerjemahkan dengan AI dan melakukan pengeditan pasca-terjemahan atau bekerja dengan penerjemah manusia, sepuluh taktik ini akan meningkatkan kualitas, mengurangi pengerjaan ulang, dan menjaga merek Anda tetap konsisten dalam bahasa apa pun.

1. Perjelas tujuan, audiens, dan nada

Tentukan pembaca target Anda dan hasil yang Anda inginkan sebelum Anda menerjemahkan.

  • Tujuan: menginformasikan, membujuk, mendukung, atau mematuhi
  • Audiens: konsumen, spesialis, regulator; ekspektasi tingkat membaca
  • Nada: formal vs ramah; suara merek; norma regional (AS vs Inggris, Amerika Latin vs Spanyol)
  • Kriteria keberhasilan: akurasi, kejelasan, konversi, atau kepatuhan hukum

Abadikan ini sebagai ringkasan satu baris di bagian atas file Anda sehingga ringkasan tersebut menyertai teks.

2. Bersihkan teks sumber terlebih dahulu

Sampah masuk, sampah keluar. Perbaikan sumber kecil sangat meningkatkan output target.

  • Gunakan kalimat yang pendek dan jelas; pisahkan kalimat panjang yang memiliki banyak klausa
  • Perluas akronim untuk pertama kalinya (misalnya, “MT (machine translation)”)
  • Hapus ambiguitas (this/it/they); tambahkan kata benda yang hilang
  • Standarkan tanda baca dan daftar; perbaiki salah ketik
  • Lebih suka suara aktif dan kata kerja konkret

3. Sesuaikan alat dengan konten dan format

Pilih alur kerja yang tepat untuk jenis file dan tingkat risiko Anda.

  • Bacaan cepat: penerjemah browser atau Google Translate
  • Dokumen dengan ketelitian tinggi: terjemahan file OpenL atau DeepL untuk menjaga tata letak
  • Pemindaian/gambar: OCR terlebih dahulu (misalnya, gambar/PDF -> teks yang dapat diedit) untuk menghindari output yang rusak
  • Data sensitif: gunakan alat dengan kebijakan privasi yang jelas; redact PII atau jalankan secara lokal

Tips: Jika tata letak penting, ubah PDF yang bermasalah menjadi DOCX sebelum diterjemahkan, lalu ekspor kembali ke PDF setelah pengeditan pasca-terjemahan.

4. Gunakan glosarium dan daftar jangan-diterjemahkan

Konsistensi mengalahkan “kesempurnaan” satu kalimat. Buat dua tabel sederhana:

  • Glosarium: istilah -> terjemahan yang disetujui (per bahasa/wilayah)
  • Daftar DNT: nama merek, SKU produk, kode, klausul hukum yang harus tetap dalam sumber

Bagikan ini di awal. Bahkan glosarium dasar menghilangkan sebagian besar penyimpangan terminologi.

5. Berikan konteks, bukan fragmen

Terjemahkan kalimat/paragraf lengkap dan lampirkan referensi (tangkapan layar, mock, versi sebelumnya). Untuk aplikasi atau situs web, sertakan:

  • Tangkapan layar fitur dan alur UI
  • Batas karakter dan aturan pemotongan
  • Konteks gender/jumlah di mana bahasa memerlukan kesesuaian

6. Lindungi placeholder, markup, dan variabel

Jangan merusak kode atau pemformatan selama penerjemahan.

  • Biarkan {placeholders}, %s, {0}, dan segmen ICU MessageFormat tetap utuh
  • Pertahankan tag HTML/Markdown dan blok kode; jangan menerjemahkan di dalam backticks
  • Untuk bahasa dari kanan ke kiri, verifikasi tanda baca/pencerminan dan cuplikan LTR sebaris

7. Lokalkan angka, tanggal, dan unit

Periksa konvensi spesifik lokal di luar kata-kata.

  • Pemisah desimal (1,234.56 vs 1.234,56)
  • Tanggal/waktu (MM/DD/YYYY vs DD/MM/YYYY; 12 jam vs 24 jam)
  • Penempatan mata uang dan spasi; frasa pajak/hukum
  • Unit (in/ft -> cm/m; lbs -> kg) dan ejaan regional (AS vs Inggris)

8. Lakukan pengeditan pasca-terjemahan dalam dua tahap

Pisahkan akurasi dari gaya agar tetap efisien.

  • Tahap 1 (Akurasi): terminologi, fakta, angka, nama, tautan
  • Tahap 2 (Kefasihan): keterbacaan, nada, kohesi, alur paragraf
  • Baca dengan keras atau gunakan teks-ke-ucapan untuk menemukan ungkapan yang canggung

9. Jalankan pemeriksaan QA sistematis

Pemeriksaan otomatis yang cepat mencegah kesalahan yang merugikan.

  • Pemeriksaan ejaan/tata bahasa dalam bahasa target
  • Diff bilingual terhadap sumber untuk kalimat yang hilang
  • Validasi tautan dan placeholder; spasi yang tidak merusak (non-breaking spaces) untuk tipografi jika diperlukan
  • Periksa tata letak RTL, jeda baris, dan tanda baca secara acak

10. Ukur dan ulangi

Tutup siklus sehingga kualitas meningkat seiring waktu.

  • Kumpulkan umpan balik peninjau atau penutur asli berdasarkan kategori (terminologi, nada, format)
  • Lacak kesalahan berulang; perbarui glosarium dan panduan gaya setiap kuartal
  • Simpan memori terjemahan yang ringan (cuplikan yang berfungsi dengan baik)
  • Untuk situs web, lakukan uji A/B pada tajuk utama dan CTA di berbagai lokal

Dengan memperketat proses Anda - tujuan yang jelas, sumber yang disiapkan, alat yang tepat, pengeditan pasca-terjemahan yang solid, dan siklus umpan balik - Anda akan melihat keuntungan langsung dalam kejelasan dan konsistensi. Mulailah dengan dua perubahan hari ini (persiapan sumber yang lebih baik + pengeditan pasca-terjemahan dua tahap) dan kembangkan dari sana.