50 Frasa Bahasa Inggris yang Sering Digunakan Sehari-hari
TABLE OF CONTENTS
Jika kamu memahami dasar-dasar bahasa Inggris namun tetap merasa gugup saat percakapan nyata, frasa praktis biasanya lebih membantu daripada menambah kosakata baru.
Banyak pelajar bahasa Inggris sudah tahu banyak kata, tapi percakapan sehari-hari tetap terasa lebih sulit dari yang dibayangkan. Percakapan nyata biasanya muncul dalam bentuk potongan seperti “Could you help me?” atau “I should get going.”
Materi Cambridge tentang lexical chunks dan panduan berbicara dari British Council menekankan hal yang sama: pelajari frasa umum dalam konteks dan ucapkan berulang kali sampai terasa otomatis.
Artikel ini berfokus pada frasa pendek yang bisa digunakan ulang untuk situasi sehari-hari seperti menyapa seseorang, meminta bantuan, memesan makanan, membuat rencana, atau mengakhiri percakapan.
Jika kamu menyukai bahasa Inggris praktis seperti ini, kamu juga bisa melihat panduan kami tentang 100 Frasa Chat Bahasa Inggris, 100 Kalimat Bahasa Inggris Sehari-hari untuk Percakapan, dan 50 Frasa Traveling yang Benar-benar Berguna di Luar Negeri.

Kenapa bahasa Inggris sehari-hari tetap terasa sulit
Bahasa Inggris sehari-hari terasa sulit karena percakapan berjalan cepat. Kamu biasanya tidak punya waktu untuk menerjemahkan dari bahasa ibu dan menyusun kalimat kata per kata.
Itulah kenapa belajar berbasis frasa sangat efektif. Alih-alih kata-kata terpisah, kamu mempelajari pola utuh seperti Are you free later? atau Sorry, I didn't catch that.
Bahasa Inggris dalam buku pelajaran juga sering terlalu formal untuk kehidupan sehari-hari. Frasa yang jelas dan umum biasanya jauh lebih berguna daripada ungkapan yang jarang dipakai.
Jadi tujuan di sini sederhana: pelajari frasa yang pendek, fleksibel, dan benar-benar berguna dalam kehidupan nyata.
Cara menggunakan daftar ini secara efektif
Jangan mencoba menghafal semua 50 frasa sekaligus. Pelajari sesuai situasinya.
Pelajari setiap frasa sebagai satu kesatuan. Misalnya, I'm just looking lebih mudah digunakan secara alami daripada menghafal setiap kata secara terpisah.
Terakhir, ucapkan frasa-frasa ini dengan lantang. Merekam diri sendiri juga membantu.
50 Frasa Bahasa Inggris yang Benar-benar Kamu Gunakan Setiap Hari
Di bawah ini, frasa-frasa dikelompokkan berdasarkan situasi nyata, dengan arti, contoh penggunaan, dan contoh singkat untuk masing-masing.
👋 Sapaan dan Memulai Percakapan
Frasa-frasa ini membantu kamu membuka percakapan secara alami tanpa terdengar kaku atau terlalu dipersiapkan.
1. How’s it going?
Arti: Cara santai untuk menanyakan kabar seseorang.
Kapan digunakan: Dengan teman, teman sekelas, rekan kerja, atau orang yang cukup kamu kenal.
Contoh: Hey, how's it going?
2. Nice to meet you.
Arti: Frasa sopan saat perkenalan pertama.
Kapan digunakan: Saat bertemu seseorang untuk pertama kali dalam situasi sosial atau kerja.
Contoh: Hi, I'm Lina. Nice to meet you.
3. Good to see you.
Arti: Cara ramah untuk menunjukkan senang bertemu seseorang.
Kapan digunakan: Jika kamu sudah mengenal orang tersebut.
Contoh: Good to see you again. It's been a while.
4. How are things?
Arti: Cara santai untuk menanyakan bagaimana kehidupan seseorang secara umum.
Kapan digunakan: Percakapan informal dengan teman, tetangga, atau rekan kerja.
Contoh: Hey, how are things with you these days?
5. What have you been up to?
Arti: Apa yang sudah kamu lakukan belakangan ini?
Kapan digunakan: Percakapan santai untuk saling mengejar kabar.
Contoh: You've been quiet lately. What have you been up to?
6. How have you been?
Arti: Cara yang lebih hangat untuk menanyakan kabar seseorang, biasanya setelah lama tidak bertemu.
Kapan digunakan: Saat menyambung kembali hubungan dengan teman, kerabat, atau mantan rekan kerja.
Contoh: How have you been since you moved?
💬 Obrolan Ringan Sehari-hari
Small talk membantu orang merasa nyaman dan menjaga percakapan tetap berjalan.
7. Bagaimana harimu?
Makna: Cara sederhana untuk menanyakan tentang hari seseorang.
Kapan digunakan: Dengan teman, keluarga, teman sekamar, atau pasangan.
Contoh: Bagaimana harimu di kantor?
8. Ada rencana akhir pekan?
Makna: Menanyakan apa yang akan dilakukan seseorang dalam waktu dekat.
Kapan digunakan: Percakapan santai, terutama pada hari Kamis atau Jumat.
Contoh: Ada rencana akhir pekan, atau santai saja?
9. Tidak buruk.
Makna: Segalanya baik-baik saja atau cukup baik.
Kapan digunakan: Sebagai jawaban santai untuk “Apa kabar?” atau pertanyaan serupa.
Contoh: Bagaimana semuanya? Tidak buruk, terima kasih.
10. Sama saja.
Makna: Saya merasakan hal yang sama atau mengalami hal yang sama.
Kapan digunakan: Menyetujui secara santai.
Contoh: Hari ini saya lelah. Sama saja.
11. Kedengarannya menyenangkan.
Makna: Reaksi ramah terhadap rencana atau cerita seseorang.
Kapan digunakan: Dalam percakapan sehari-hari saat seseorang berbagi kabar baik atau aktivitas yang menyenangkan.
Contoh: Kami akan makan malam di luar malam ini. Kedengarannya menyenangkan.
12. Benarkah?
Makna: Reaksi cepat yang menunjukkan minat atau terkejut.
Kapan digunakan: Percakapan informal. Nada bicara penting di sini.
Contoh: Kamu dapat tiketnya? Benarkah? Hebat.
13. Setuju.
Makna: Cara alami untuk menyetujui rencana atau saran.
Kapan digunakan: Percakapan sosial atau kerja sehari-hari.
Contoh: Kita bertemu di kafe jam enam. Setuju.
🧭 Meminta Bantuan atau Informasi
Kelompok ini mencakup klarifikasi, petunjuk arah, dan permintaan kecil.
14. Bisakah kamu membantu saya?
Makna: Permintaan bantuan yang sopan.
Kapan digunakan: Di toko, kantor, sekolah, atau interaksi sehari-hari.
Contoh: Permisi, bisakah kamu membantu saya sebentar?
15. Bisakah kamu menunjukkan kepada saya?
Arti: Tolong tunjukkan atau perlihatkan sesuatu kepada saya.
Kapan digunakan: Saat Anda membutuhkan panduan praktis.
Contoh: Bisakah Anda menunjukkan cara kerja mesin ini?
16. Apakah Anda tahu di mana … berada?
Arti: Menanyakan informasi lokasi.
Kapan digunakan: Saat meminta petunjuk arah.
Contoh: Apakah Anda tahu di mana apotek terdekat?
17. Saya sedang mencari …
Arti: Saya perlu menemukan sesuatu atau seseorang.
Kapan digunakan: Di toko, gedung, stasiun, atau tempat umum.
Contoh: Hai, saya sedang mencari meja layanan pelanggan.
18. Apa artinya itu?
Arti: Menanyakan arti sebuah kata, frasa, atau pernyataan.
Kapan digunakan: Saat Anda tidak memahami sesuatu.
Contoh: Maaf, apa sebenarnya arti itu?
19. Bisakah Anda mengulanginya?
Arti: Tolong ulangi apa yang Anda katakan.
Kapan digunakan: Jika Anda melewatkan sebagian dari apa yang dikatakan seseorang.
Contoh: Bisakah Anda mengulanginya? Saya tidak menangkap bagian terakhirnya.
20. Bisakah Anda berbicara sedikit lebih pelan?
Arti: Permintaan sopan agar berbicara lebih lambat.
Kapan digunakan: Saat seseorang berbicara terlalu cepat untuk Anda.
Contoh: Maaf, bisakah Anda berbicara sedikit lebih pelan?
Panduan tata bahasa British Council mencatat bahwa Could you ...? dan Would you ...? lebih sopan daripada versi yang lebih langsung seperti Can you ...?, jadi jika Anda ragu, pilihlah bentuk yang lebih halus.
🛍️ Berbelanja, Memesan, dan Membayar
Ini adalah frasa praktis untuk keperluan sehari-hari, kafe, dan pembelian rutin.

21. Berapa harga ini?
Arti: Menanyakan harga sesuatu.
Kapan digunakan: Berbelanja di toko, pasar, atau kios kecil.
Contoh: Berapa harga kaos ini?
22. Saya hanya melihat-lihat.
Artinya: Saya sedang melihat-lihat dan belum membutuhkan bantuan saat ini.
Kapan digunakan: Ketika pegawai toko menanyakan apakah Anda membutuhkan sesuatu.
Contoh: Terima kasih, saya hanya melihat-lihat dulu.
23. Boleh saya pesan …?
Artinya: Cara umum untuk memesan atau meminta sesuatu.
Kapan digunakan: Di kafe, restoran, dan konter makanan.
Contoh: Boleh saya pesan kopi es besar, ya?
24. Saya pilih yang ini.
Artinya: Saya memilih barang ini.
Kapan digunakan: Saat memesan makanan atau memilih di antara beberapa pilihan.
Contoh: Saya pilih yang ini, ya.
25. Apakah ada ukuran yang lebih kecil?
Artinya: Menanyakan apakah tersedia ukuran lain.
Kapan digunakan: Saat berbelanja pakaian atau sepatu.
Contoh: Apakah ada ukuran yang lebih kecil untuk warna hitam?
26. Bisa bayar pakai kartu?
Artinya: Menanyakan apakah pembayaran dengan kartu diterima.
Kapan digunakan: Di toko, kafe, taksi, atau loket tiket.
Contoh: Bisa bayar pakai kartu, atau hanya tunai?
📅 Membuat Rencana dan Pengaturan Harian
Gunakan ini saat Anda perlu menjadwalkan sesuatu, mengonfirmasi rencana, atau mengubahnya dengan sopan.
27. Kamu bebas nanti?
Artinya: Apakah kamu tersedia nanti?
Kapan digunakan: Membuat rencana santai dengan teman atau rekan kerja.
Contoh: Kamu bebas nanti? Kita bisa ngopi bareng.
28. Jam berapa yang cocok buat kamu?
Artinya: Menanyakan waktu yang nyaman.
Kapan digunakan: Mengatur pertemuan, panggilan, atau kunjungan.
Contoh: Jam berapa yang cocok buat kamu besok?
29. Kita ketemu di …
Artinya: Menyarankan waktu dan tempat untuk bertemu.
Kapan digunakan: Mengonfirmasi pengaturan sosial atau praktis.
Contoh: Kita ketemu di stasiun jam enam.
30. Itu cocok buat saya.
Artinya: Waktu atau rencana itu sesuai untuk saya.
Kapan digunakan: Menerima sebuah saran.
Contoh: Jam tujuh? Itu cocok buat saya.
31. Bisa lain hari saja?
Makna: Meminta untuk menjadwalkan ulang.
Kapan digunakan: Ketika kamu tidak bisa mengikuti rencana awal.
Contoh: Saya masih sibuk di kantor. Bisa kita lakukan di hari lain?
32. I’ll let you know.
Makna: Saya akan memberi tahu nanti ketika saya punya informasi lebih.
Kapan digunakan: Ketika kamu belum bisa memastikan saat itu juga.
Contoh: Saya belum yakin soal hari Jumat, tapi nanti saya kabari.
🔄 Mengatasi Kesalahpahaman
Bahkan pembelajar yang sudah mahir pun membutuhkan frasa perbaikan. Frasa-frasa ini membantu kamu tetap melanjutkan percakapan saat terjadi masalah.
33. Sorry, I didn’t catch that.
Makna: Saya tidak mendengar atau tidak memahami apa yang kamu katakan.
Kapan digunakan: Di tempat yang bising atau percakapan yang berlangsung cepat.
Contoh: Maaf, saya tidak menangkap tadi. Bisa diulang?
34. What do you mean?
Makna: Meminta seseorang menjelaskan dengan lebih jelas.
Kapan digunakan: Ketika kamu memahami kata-katanya tapi tidak mengerti maksudnya.
Contoh: Apa maksudmu dengan "urus saja"?
35. Let me think.
Makna: Saya butuh waktu sebentar untuk mempertimbangkan jawaban saya.
Kapan digunakan: Ketika kamu perlu waktu sebelum merespons.
Contoh: Sebentar, saya pikir dulu. Mungkin saya bebas hari Selasa.
36. That’s not what I meant.
Makna: Kamu salah memahami maksud saya.
Kapan digunakan: Untuk mengoreksi kesalahpahaman dengan cara yang sopan.
Contoh: Bukan itu maksud saya. Saya bicara soal minggu depan.
37. Let me say that another way.
Makna: Saya akan menjelaskan dengan cara yang berbeda.
Kapan digunakan: Ketika penjelasan pertama kamu kurang jelas.
Contoh: Biar saya jelaskan dengan cara lain. Maksud saya, pilihan yang lebih murah lebih baik untuk sekarang.
38. I get it now.
Makna: Sekarang saya mengerti.
Kapan digunakan: Setelah seseorang berhasil menjelaskan sesuatu.
Contoh: Oh, sekarang saya paham. Terima kasih sudah menjelaskan.
Catatan Cambridge Dictionary tentang chunks menunjukkan betapa percakapan sehari-hari sangat bergantung pada ekspresi kecil untuk menghubungkan dan memeriksa pemahaman.
🙏 Bersikap Sopan dalam Kehidupan Sehari-hari
Kesopanan adalah salah satu cara tercepat untuk terdengar lebih alami dan percaya diri.
39. Terima kasih, saya benar-benar menghargainya.
Makna: Cara hangat dan tulus untuk berterima kasih kepada seseorang.
Kapan digunakan: Ketika seseorang membantu Anda atau melakukan sesuatu yang istimewa untuk Anda.
Contoh: Terima kasih, saya benar-benar menghargainya.
40. Maaf tentang itu.
Makna: Permintaan maaf yang santai.
Kapan digunakan: Untuk kesalahan kecil atau ketidaknyamanan ringan.
Contoh: Maaf tentang itu. Saya mengirim file yang salah.
41. Permisi.
Makna: Cara sopan untuk menarik perhatian, lewat, atau memulai permintaan.
Kapan digunakan: Di tempat umum, toko, dan interaksi sehari-hari.
Contoh: Permisi, apakah kursi ini sudah ada yang duduki?
42. Apakah Anda keberatan …?
Makna: Cara sopan untuk menanyakan apakah sesuatu boleh dilakukan.
Kapan digunakan: Permintaan yang mungkin memengaruhi orang lain.
Contoh: Apakah Anda keberatan jika saya membuka jendela?
43. Silakan.
Makna: Cara sopan untuk memberikan izin atau mengundang seseorang melanjutkan.
Kapan digunakan: Dalam interaksi sehari-hari ketika seseorang menunggu persetujuan Anda.
Contoh: Jika Anda sudah siap, silakan.
44. Tidak masalah.
Makna: Tidak apa-apa; jangan khawatir.
Kapan digunakan: Menanggapi ucapan terima kasih atau permintaan maaf.
Contoh: Terima kasih sudah menunggu. Tidak masalah.
👋 Mengakhiri Percakapan dengan Alami
Banyak pembelajar tahu cara memulai percakapan, tapi tidak tahu cara mengakhiri. Frasa-frasa ini membantu Anda menutup percakapan dengan lancar.

45. Saya harus pergi.
Makna: Saya perlu pergi sekarang.
Kapan digunakan: Mengakhiri percakapan dengan sopan.
Contoh: Saya harus pergi, tapi senang bertemu denganmu.
46. Nanti kita bicara lagi.
Makna: Kita akan berbicara lagi nanti.
Kapan digunakan: Ucapan perpisahan santai secara langsung atau lewat pesan.
Contoh: Nanti kita bicara lagi.
47. Sampai jumpa segera.
Arti: Salam perpisahan yang ramah ketika kamu berharap akan segera bertemu lagi.
Kapan digunakan: Dengan teman, teman sekelas, tetangga, atau rekan kerja.
Contoh: Sampai jumpa.
48. Jaga diri.
Arti: Salam perpisahan yang hangat dan bersahabat.
Kapan digunakan: Dengan teman, rekan kerja, tetangga, atau keluarga.
Contoh: Jaga diri dan hati-hati di jalan.
49. Senang berbicara denganmu.
Arti: Ungkapan penutup yang sopan setelah percakapan.
Kapan digunakan: Dalam interaksi santai maupun semi-formal.
Contoh: Senang berbicara denganmu.
50. Semoga harimu menyenangkan.
Arti: Cara sederhana dan umum untuk mengakhiri interaksi dengan sopan.
Kapan digunakan: Di toko, kafe, kantor, dan interaksi sehari-hari di tempat umum.
Contoh: Terima kasih atas bantuanmu. Semoga harimu menyenangkan.
Kesalahan umum saat menggunakan frasa sehari-hari
Salah satu kesalahan umum adalah menerjemahkan langsung dari bahasa pertama. Sebuah kalimat mungkin bisa dimengerti dalam bahasa Inggris, tapi tetap terdengar aneh karena penutur asli biasanya menggunakan ungkapan tertentu. Misalnya, pelajar kadang mengatakan “I wait your reply” atau “I make a photo” alih-alih I'll wait for your reply dan take a photo.
Kesalahan lain adalah menggunakan frasa yang sangat santai di situasi yang tidak tepat. What's up?, How's it going?, dan No way memang berguna, tapi lebih cocok untuk teman dan suasana informal daripada wawancara kerja formal atau keluhan serius di bank.
Ada juga masalah sebaliknya: terdengar terlalu formal. Jika setiap interaksi diawali dengan sesuatu seperti How do you do?, itu bisa terdengar kaku dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuannya bukan mengumpulkan banyak ungkapan. Yang penting adalah punya beberapa frasa andalan yang siap digunakan.
Cara mengingat frasa-frasa ini dengan lebih cepat
Cara termudah adalah mengelompokkan frasa ke dalam mini-skenario. Misalnya, untuk interaksi di kedai kopi, latihlah Can I get ...?, I'll have this one, dan Can I pay by card? secara bersamaan.
Metode lain yang efektif adalah dengan membuat buku catatan frasa pribadi. Tuliskan setiap frasa beserta satu contoh singkat dari pengalaman hidupmu sendiri.
Latihan berbicara juga penting. Saran dari British Council tentang mendengarkan dan berbicara merekomendasikan berbicara dengan diri sendiri, mencoba frasa baru secara lisan, dan merekam diri sendiri.
Kamu juga bisa membandingkan cara pengucapan alami dengan alat bahasa, daripada menerjemahkan kata demi kata. Jika ingin memeriksa bagaimana kalimat sehari-hari terdengar dalam bahasa Inggris, OpenL bisa membantu.
Pemikiran akhir
Bahasa Inggris sehari-hari tidak membutuhkan kosakata yang rumit. Yang terpenting adalah memiliki frasa pendek yang tepat di saat yang tepat.
Mulailah dari hal kecil. Pilih satu kategori dan latih lima frasa sampai terasa mudah.
Untuk langkah sederhana berikutnya, pilih tiga frasa dari daftar ini dan gunakan masing-masing sekali hari ini.

