50 Phrasal Verb yang Harus Diketahui Setiap Pembelajar Bahasa Inggris
TABLE OF CONTENTS
Phrasal verb adalah kata kerja yang dikombinasikan dengan kata depan (preposition) atau kata keterangan (adverb) yang menciptakan makna berbeda dari kata kerja aslinya. “Give up” tidak berarti “memberi” ke arah atas — itu berarti berhenti mencoba (menyerah). “Run into” tidak ada hubungannya dengan berlari — itu berarti bertemu seseorang secara tidak terduga. “Break down” bukan tentang merusak sesuatu — itu berarti berhenti bekerja atau mengalami kejatuhan emosional.
Bahasa Inggris memiliki ribuan phrasal verb, tetapi Anda tidak perlu mempelajari semuanya sekaligus. Penelitian di balik PHaVE List oleh Marie Garnier dan Norbert Schmitt berfokus pada 150 phrasal verb berfrekuensi tinggi dan makna yang paling umum. 50 kata di bawah ini memberikan titik awal yang praktis untuk percakapan sehari-hari, email, dan media.
Mengapa phrasal verb itu penting
Phrasal verb ada di mana-mana dalam bahasa Inggris sehari-hari. Penutur asli menggunakannya terus-menerus dalam percakapan, email, dan tulisan santai — sering kali tanpa menyadarinya. Jika Anda melewatkannya, Anda akan memahami bahasa Inggris buku teks tetapi kesulitan dalam percakapan nyata.
Masalah terbesar bagi penerjemah dan pembelajar: phrasal verb hampir tidak pernah bisa diterjemahkan kata demi kata. Setiap kombinasi menciptakan makna baru yang sedikit hubungannya dengan kata-kata aslinya. Seperti yang dijelaskan British Council, mengetahui kata-kata secara individu sering kali tidak cukup untuk memahami phrasal verb tersebut.
Satu kata kerja dasar dapat membentuk banyak phrasal verb yang berbeda. Misalnya, “come” muncul dalam kombinasi seperti come up, come across, come about, dan come up with — masing-masing dengan makna yang berbeda.
Cara menggunakan daftar ini
Setiap entri di bawah ini mencakup:
- Arti (Meaning) — Definisi dalam bahasa Inggris yang sederhana.
- Contoh (Example) — Kalimat alami yang menunjukkan bagaimana phrasal verb digunakan.
- Dapat dipisahkan atau tidak (Separable or inseparable) — Apakah Anda dapat meletakkan objek di antara kata kerja dan partikelnya. Jika dapat dipisahkan (separable), kata ganti harus diletakkan di tengah: “turn it off” (bukan “turn off it”).
- Tip penerjemahan (Translation tip) — Panduan untuk menerjemahkan phrasal verb secara akurat.
Ke-50 phrasal verb ini dikelompokkan berdasarkan tema sehingga Anda dapat mempelajari kata-kata yang berkaitan secara bersamaan. Dalam setiap kelompok, mereka diurutkan dari yang paling umum hingga yang sedikit kurang umum.
Tip: Saat Anda mempelajari phrasal verb, tuliskan seluruh ekspresi dan satu kalimat contoh yang alami. Menghafal kombinasinya jauh lebih berguna daripada hanya menghafal kata kerja dasarnya saja.
50 phrasal verb yang harus diketahui setiap pembelajar bahasa Inggris
Kehidupan sehari-hari
1. Wake up
- Arti: Berhenti tidur; menjadi terjaga.
- Contoh: “I usually wake up at 7 a.m. on weekdays.” (Saya biasanya bangun tidur jam 7 pagi pada hari kerja.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif. Bentuk transitifnya (“The noise woke me up” - Kebisingan itu membangunkan saya) dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Sebagian besar bahasa memiliki padanan langsung. Perhatikan penggunaan transitifnya — mungkin memerlukan bentuk refleksif atau kausatif.
2. Get up
- Arti: Bangun dari tempat tidur; berdiri.
- Contoh: “She gets up early to go running before work.” (Dia bangun pagi-pagi untuk pergi lari sebelum bekerja.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Bedakan dengan “wake up.” Anda bisa bangun tidur (wake up) jam 6 tetapi tidak bangun dari kasur (get up) sampai jam 6:30.
3. Turn on / Turn off
- Arti: Menyalakan atau mematikan perangkat, lampu, atau sistem.
- Contoh: “Can you turn off the lights before you leave?” (Bisakah Anda mematikan lampu sebelum pergi?)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Turn the TV on” atau “Turn on the TV.” Dengan kata ganti: “Turn it off.”
- Tip penerjemahan: Banyak bahasa menggunakan kata kerja yang berbeda untuk lampu, mesin, dan air. Pilih yang tepat.
4. Pick up
- Arti: Mengangkat sesuatu dari permukaan; menjemput seseorang; mempelajari sesuatu secara santai.
- Contoh: “I’ll pick you up at the airport at 3 p.m.” (Saya akan menjemput Anda di bandara jam 3 sore.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Pick the kids up” atau “Pick up the kids.”
- Tip penerjemahan: Kata kerja ini memiliki banyak arti. Terjemahkan berdasarkan konteks: “mengangkat” untuk benda, “menjemput” untuk orang, “belajar” untuk keterampilan.
5. Put on
- Arti: Mengenakan pakaian di tubuh; mengoleskan sesuatu.
- Contoh: “Put on a jacket — it’s cold outside.” (Kenakan jaket — di luar dingin.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Put your coat on” atau “Put on your coat.”
- Tip penerjemahan: Berpasangan dengan “take off.” Gunakan kata kerja berpakaian/melepas pakaian dalam bahasa target.
6. Take off
- Arti: Melepas pakaian; lepas landas (pesawat); pergi dengan cepat.
- Contoh: “Please take off your shoes before entering the house.” (Tolong lepas sepatu Anda sebelum masuk ke rumah.)
- Dapat dipisahkan: Ya (untuk pakaian) — “Take your shoes off.” Intransitif untuk pesawat: “The plane took off.”
- Tip penerjemahan: Pelepasan pakaian, keberangkatan pesawat, dan kesuksesan yang tiba-tiba (“Her career took off”) memerlukan terjemahan yang berbeda.
7. Throw away
- Arti: Membuang; memasukkan ke tempat sampah.
- Contoh: “Don’t throw away those old photos — they might be valuable.” (Jangan buang foto-foto lama itu — mungkin berharga.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Throw it away” atau “Throw away the old files.”
- Tip penerjemahan: Beberapa bahasa membedakan antara membuang dan menyia-nyiakan. “Throw away an opportunity” bersifat kiasan (menyia-nyiakan kesempatan).
8. Clean up
- Arti: Membuat tempat menjadi rapi; membereskan kekacauan.
- Contoh: “We need to clean up the kitchen before the guests arrive.” (Kita perlu membersihkan dapur sebelum tamu datang.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Clean the mess up” atau “Clean up the mess.”
- Tip penerjemahan: Bisa berarti harfiah (membersihkan ruangan) atau kiasan (membereskan keuangan). Terjemahkan sesuai konteks.
Komunikasi
9. Bring up
- Arti: Menyebutkan suatu topik dalam percakapan; mengangkat sebuah isu.
- Contoh: “She brought up an interesting point during the meeting.” (Dia mengangkat poin yang menarik selama rapat.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Bring it up” atau “Bring up the issue.”
- Tip penerjemahan: Jangan bingung dengan “bring up children” (membesarkan anak). Konteks menentukan maknanya.
10. Point out
- Arti: Menarik perhatian pada sesuatu; menunjukkan.
- Contoh: “He pointed out several errors in the report.” (Dia menunjukkan beberapa kesalahan dalam laporan tersebut.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Point them out” atau “Point out the mistakes.”
- Tip penerjemahan: Gunakan kata kerja yang berarti “menunjukkan” atau “menyoroti” daripada menunjuk secara harfiah.
11. Speak up
- Arti: Berbicara lebih keras; menyuarakan pendapat Anda.
- Contoh: “If you disagree, speak up now.” (Jika Anda tidak setuju, suarakan sekarang.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Dua makna yang berbeda. “Speak up, I can’t hear you” (volume) vs “Speak up in meetings” (pendapat). Terjemahkan yang sesuai.
12. Talk over
- Arti: Membahas sesuatu secara mendalam.
- Contoh: “Let’s talk it over before making a decision.” (Mari kita bicarakan dulu baik-baik sebelum mengambil keputusan.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Talk it over” atau “Talk over the plan.”
- Tip penerjemahan: Gunakan padanan “membicarakan” atau “merundingkan”. Berbeda dengan “talk about,” yang lebih santai.
13. Hang up
- Arti: Mengakhiri panggilan telepon; menggantung sesuatu di pengait.
- Contoh: “He hung up before I could finish my sentence.” (Dia menutup telepon sebelum saya sempat menyelesaikan kalimat saya.)
- Dapat dipisahkan: Ya (untuk menggantung di pengait) — “Hang up your coat.” Intransitif untuk panggilan telepon.
- Tip penerjemahan: Makna telepon tetap ada meskipun kita tidak lagi benar-benar “menggantung” gagang telepon (menutup telepon).
14. Call back
- Arti: Menelepon kembali.
- Contoh: “I missed her call, so I’ll call her back after lunch.” (Saya melewatkan teleponnya, jadi saya akan meneleponnya kembali setelah makan siang.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Call me back” atau “Call back the client.”
- Tip penerjemahan: Gunakan padanan “menelepon balik” dalam bahasa target.
Hubungan
15. Get along (with)
- Arti: Memiliki hubungan yang baik dengan seseorang.
- Contoh: “She gets along well with her coworkers.” (Dia berhubungan baik dengan rekan kerjanya.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Banyak bahasa memiliki idiom khusus untuk ini. Hindari terjemahan harfiah — gunakan ekspresi lokal untuk “akur” atau “memiliki hubungan baik.”
16. Ask out
- Arti: Mengajak seseorang berkencan.
- Contoh: “He finally asked her out after months of hesitation.” (Dia akhirnya mengajaknya berkencan setelah berbulan-bulan ragu.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Ask her out” atau “Ask out someone you like.”
- Tip penerjemahan: Konteks budaya berpengaruh. Beberapa bahasa tidak memiliki padanan langsung; deskripsikan tindakannya.
17. Break up
- Arti: Mengakhiri hubungan romantis.
- Contoh: “They broke up after three years together.” (Mereka putus setelah tiga tahun bersama.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif saat digunakan untuk hubungan. “Break up the fight” (melerai perkelahian - dapat dipisahkan) memiliki arti berbeda.
- Tip penerjemahan: Bedakan antara “break down” (rusak/jatuh mental) dan “break up” (putus hubungan). Ini memerlukan terjemahan yang berbeda.
18. Make up
- Arti: Berdamai setelah perselisihan; mengarang cerita.
- Contoh: “They had a big argument but made up the next day.” (Mereka bertengkar hebat tetapi berdamai keesokan harinya.)
- Dapat dipisahkan: Ya (untuk mengarang) — “She made up the story.” Intransitif untuk berdamai — “They made up.”
- Tip penerjemahan: Memiliki tiga arti: berdamai, mengarang, dan merias wajah. Terjemahkan berdasarkan konteks.
19. Grow up
- Arti: Menjadi dewasa; bertumbuh dewasa.
- Contoh: “She grew up in a small town in Texas.” (Dia tumbuh besar di kota kecil di Texas.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Bisa berupa fakta (“Di mana Anda tumbuh besar?”) atau perintah (“Grow up!” = Bersikaplah lebih dewasa!). Tangkap nada yang tepat.
Pekerjaan dan Studi
20. Figure out
- Arti: Menyelesaikan masalah; memahami sesuatu.
- Contoh: “I can’t figure out how to use this software.” (Saya tidak paham cara menggunakan perangkat lunak ini.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Figure it out” atau “Figure out the answer.”
- Tip penerjemahan: Gunakan padanan “memecahkan,” “memahami,” atau yang serupa. Sangat umum dalam bahasa Inggris lisan.
21. Look into
- Arti: Menyelidiki; memeriksa.
- Contoh: “The manager promised to look into the complaint.” (Manajer berjanji untuk menyelidiki keluhan tersebut.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Lebih formal daripada “check out.” Gunakan padanan “menyelidiki” atau “meninjau.”
22. Come up with
- Arti: Memikirkan sebuah ide; menghasilkan solusi.
- Contoh: “The team came up with a creative solution to the problem.” (Tim menemukan solusi kreatif untuk masalah tersebut.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan (tiga kata phrasal verb).
- Tip penerjemahan: Gunakan padanan “mencetuskan,” “menciptakan,” atau “menemukan.” Frasa bisnis yang sangat umum.
23. Hand in
- Arti: Menyerahkan; memberikan kepada seseorang yang berwenang.
- Contoh: “Please hand in your assignments by Friday.” (Tolong kumpulkan tugas Anda paling lambat hari Jumat.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Hand your essay in” atau “Hand in your essay.”
- Tip penerjemahan: Mirip dengan “submit” atau “kumpulkan.” Konteks akademik dan tempat kerja.
24. Go over
- Arti: Meninjau; memeriksa dengan teliti.
- Contoh: “Let’s go over the report one more time before sending it.” (Mari kita periksa laporannya sekali lagi sebelum dikirim.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Gunakan padanan “meninjau” atau “memeriksa.” Umum dalam pengaturan akademik dan profesional.
25. Keep up (with)
- Arti: Mempertahankan kecepatan atau level yang sama; tetap terinformasi.
- Contoh: “It’s hard to keep up with all the changes in technology.” (Sulit untuk mengikuti semua perubahan teknologi.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Dua nuansa makna: menyamai kecepatan (“mengejar ketertinggalan kelompok”) dan tetap mutakhir (“mengikuti berita terbaru”). Pilih nuansa yang tepat.
26. Set up
- Arti: Mengatur; mendirikan; menyiapkan peralatan.
- Contoh: “We need to set up the conference room before the meeting.” (Kita perlu menyiapkan ruang konferensi sebelum rapat.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Set the equipment up” atau “Set up the equipment.”
- Tip penerjemahan: Sangat serbaguna — mengatur furnitur, mendirikan bisnis, atau mengonfigurasi teknologi. Konteks menentukan terjemahannya.
Latihan: Tulis ulang kalimat ini dalam bahasa Inggris sederhana: “I can’t figure out this problem, but I’ll look into it and come up with a solution.” Kemudian bandingkan kedua versi tersebut dan catat apa yang ditambahkan oleh setiap phrasal verb.
Rencana dan Keputusan
27. Give up
- Arti: Berhenti mencoba; menyerah.
- Contoh: “Don’t give up — you’re so close to finishing.” (Jangan menyerah — Anda sudah sangat dekat dengan penyelesaian.)
- Dapat dipisahkan: Ya (transitif) — “Give up smoking” atau “Give it up.” Juga intransitif: “I give up.”
- Tip penerjemahan: Memiliki bobot emosional yang kuat. Terjemahkan nuansa menyerah, bukan sekadar “berhenti.”
28. Put off
- Arti: Menunda.
- Contoh: “Stop putting off your homework and start now.” (Berhenti menunda pekerjaan rumahmu dan mulailah sekarang.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Put it off” atau “Put off the meeting.”
- Tip penerjemahan: Juga berarti “membuat enggan” (“The price put me off”). Gunakan “menunda” untuk makna waktu.
29. Call off
- Arti: Membatalkan.
- Contoh: “They called off the wedding at the last minute.” (Mereka membatalkan pernikahan di menit terakhir.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Call it off” atau “Call off the event.”
- Tip penerjemahan: Lebih kuat dari “menunda.” Acara tersebut dibatalkan sepenuhnya.
30. Turn down
- Arti: Menolak tawaran atau permintaan; mengecilkan volume.
- Contoh: “She turned down the job offer because the salary was too low.” (Dia menolak tawaran pekerjaan itu karena gajinya terlalu rendah.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Turn it down” atau “Turn down the offer.”
- Tip penerjemahan: Dua makna yang berbeda: penolakan dan pengecilan volume. “He turned down the music” vs “He turned down the promotion.”
31. Take on
- Arti: Menerima tanggung jawab; mempekerjakan seseorang.
- Contoh: “She decided to take on the project even though she was busy.” (Dia memutuskan untuk mengambil proyek itu meskipun dia sibuk.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Take it on” atau “Take on more work.”
- Tip penerjemahan: Bisa juga berarti “menantang” (“take on a competitor”). Gunakan “menerima” atau “mengambil” untuk tanggung jawab.
32. Go ahead
- Arti: Melanjutkan; memulai.
- Contoh: “If you’re ready, go ahead and start the presentation.” (Jika sudah siap, silakan mulai presentasinya.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Sering digunakan sebagai izin atau penyemangat. Terjemahkan maksudnya, bukan arahnya.
33. Carry on
- Arti: Terus melakukan sesuatu.
- Contoh: “Sorry for the interruption. Please carry on.” (Maaf atas gangguannya. Silakan lanjutkan.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan. Bisa menggunakan “with”: “Carry on with your work.”
- Tip penerjemahan: Sangat khas Inggris. Dalam bahasa Inggris Amerika, “keep going” atau “continue” lebih umum. Sesuaikan dengan gaya bahasa target.
34. Back out
- Arti: Menarik diri dari sebuah komitmen.
- Contoh: “They backed out of the deal at the last minute.” (Mereka membatalkan kesepakatan di menit terakhir.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif. Menggunakan “of”: “back out of something.”
- Tip penerjemahan: Menyiratkan pengingkaran janji. Lebih kuat dari “membatalkan.” Gunakan padanan “menarik diri.”
Pergerakan dan Perjalanan
35. Set off
- Arti: Memulai perjalanan; berangkat.
- Contoh: “We set off early to avoid the morning traffic.” (Kami berangkat pagi-pagi untuk menghindari kemacetan pagi.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif saat berarti “berangkat.” Dapat dipisahkan saat berarti “memicu”: “set off the alarm.”
- Tip penerjemahan: Untuk perjalanan, gunakan padanan “berangkat” atau “pergi.” Untuk memicu alarm, gunakan “menyalakan.”
36. Check in / Check out
- Arti: Mendaftar di hotel atau bandara / Meninggalkan hotel; memeriksa sesuatu.
- Contoh: “We need to check out of the hotel by 11 a.m.” (Kita harus keluar dari hotel paling lambat jam 11 siang.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan untuk penggunaan hotel/bandara. “Check out this article” (dapat dipisahkan, santai) berarti “lihat.”
- Tip penerjemahan: Terminologi hotel dan bandara biasanya sudah standar. Frasa santai “check it out” (berarti “lihat ini”) memerlukan terjemahan yang berbeda.
37. Get on / Get off
- Arti: Naik / Turun kendaraan (bus, kereta, pesawat).
- Contoh: “We got on the bus just before it left.” (Kami naik bus tepat sebelum berangkat.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Beberapa bahasa menggunakan kata kerja yang berbeda untuk naik bus vs naik mobil. “Get in” untuk mobil; “get on” untuk kendaraan yang lebih besar.
38. Drop off
- Arti: Mengantarkan seseorang atau sesuatu ke suatu lokasi; menurun.
- Contoh: “I’ll drop you off at the station on my way to work.” (Saya akan menurunkan Anda di stasiun saat saya berangkat kerja.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Drop the kids off” atau “Drop off the package.”
- Tip penerjemahan: Berpasangan dengan “pick up.” Satu mengantar, yang lain menjemput. Gunakan padanan “mengantarkan” atau “menurunkan” untuk makna transportasi.
39. Run into
- Arti: Bertemu seseorang secara tidak terduga; menabrak.
- Contoh: “I ran into my old professor at the bookstore.” (Saya berpapasan dengan profesor lama saya di toko buku.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Makna pertemuan tidak sengaja jauh lebih umum daripada makna tabrakan. Gunakan padanan “berpapasan” atau “bertemu tidak sengaja.”
40. Show up
- Arti: Datang; muncul.
- Contoh: “He showed up 30 minutes late to the interview.” (Dia datang terlambat 30 menit saat wawancara.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Sering menyiratkan kejutan atau penilaian tentang waktu. “She didn’t show up” memiliki bobot lebih dari sekadar “She didn’t come.”
Masalah dan Solusi
41. Break down
- Arti: Berhenti berfungsi (mesin); kehilangan kendali emosional; membagi menjadi beberapa bagian.
- Contoh: “The car broke down on the highway during rush hour.” (Mobilnya mogok di jalan tol saat jam sibuk.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif untuk kerusakan dan emosi. Dapat dipisahkan saat berarti “membagi”: “Break the problem down.”
- Tip penerjemahan: Tiga makna yang berbeda memerlukan tiga terjemahan yang berbeda. Kerusakan mesin, jatuh mental, dan analisis masing-masing harus menggunakan istilah yang tepat.
42. Run out of
- Arti: Kehabisan seluruh persediaan sesuatu.
- Contoh: “We’ve run out of milk — can you buy some on your way home?” (Kita kehabisan susu — bisakah kamu membelinya dalam perjalanan pulang?)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan (tiga kata phrasal verb).
- Tip penerjemahan: Menyiratkan urgensi atau masalah. Gunakan padanan “kehabisan” atau “tidak punya lagi.”
43. Deal with
- Arti: Menangani situasi; mengatasi masalah.
- Contoh: “How do you deal with stress at work?” (Bagaimana Anda menangani stres di tempat kerja?)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Sangat umum baik dalam bahasa Inggris santai maupun profesional. Gunakan padanan “menangani,” “mengelola,” atau “mengatasi.”
44. Sort out
- Arti: Menyelesaikan masalah; mengatur.
- Contoh: “We need to sort out the scheduling conflict before Monday.” (Kita harus menyelesaikan konflik jadwal sebelum hari Senin.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Sort it out” atau “Sort out the problem.”
- Tip penerjemahan: Lebih sering digunakan di Inggris daripada Amerika. Orang Amerika mungkin mengatakan “figure out” atau “work out.” Gunakan padanan “menyelesaikan” atau “membereskan.”
45. Look up
- Arti: Mencari informasi di sumber referensi.
- Contoh: “If you don’t know a word, look it up in the dictionary.” (Jika Anda tidak tahu suatu kata, carilah di kamus.)
- Dapat dipisahkan: Ya — “Look it up” atau “Look up the definition.”
- Tip penerjemahan: Jangan bingung dengan “look up to” (mengagumi) atau “look into” (menyelidiki). Masing-masing butuh terjemahan berbeda.
46. Find out
- Arti: Menemukan informasi; mempelajari sesuatu yang baru.
- Contoh: “I just found out that the meeting has been moved to Thursday.” (Saya baru tahu kalau rapatnya dipindah ke hari Kamis.)
- Dapat dipisahkan: Biasanya anggap ini tetap dalam penggunaan pembelajar. Lebih baik gunakan “find out + kata benda/klausa” atau “find out about + kata benda”: “find out the answer,” “find out about the change.”
- Tip penerjemahan: Menyiratkan menemukan sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui. Gunakan padanan “mengetahui” atau “menemukan (informasi),” bukan sekadar “mencari.”
47. End up
- Arti: Akhirnya berada dalam suatu situasi, sering kali tidak terduga.
- Contoh: “We got lost and ended up in the wrong part of town.” (Kami tersesat dan akhirnya sampai di bagian kota yang salah.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif.
- Tip penerjemahan: Menyiratkan hasil yang tidak direncanakan. “He ended up becoming a doctor” menunjukkan bahwa itu bukan rencana aslinya. Tangkap nuansa itu.
48. Get over
- Arti: Pulih dari penyakit, kekecewaan, atau guncangan.
- Contoh: “It took her months to get over the breakup.” (Butuh berbulan-bulan baginya untuk melupakan putus cinta itu.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — tidak dapat dipisahkan.
- Tip penerjemahan: Pemulihan emosional dan pemulihan fisik mungkin memerlukan kata kerja yang berbeda dalam bahasa target.
49. Work out
- Arti: Berolahraga; menyelesaikan masalah; berhasil.
- Contoh: “Everything worked out in the end.” (Semuanya berakhir dengan baik.)
- Dapat dipisahkan: Ya (untuk menyelesaikan) — “Work it out.” Intransitif untuk olahraga dan keberhasilan.
- Tip penerjemahan: Tiga makna: latihan fisik, pemecahan masalah, dan situasi yang berakhir baik. Pilih yang tepat berdasarkan konteks.
50. Turn out
- Arti: Berakhir dengan cara tertentu; ternyata menjadi.
- Contoh: “The project turned out better than we expected.” (Proyeknya ternyata lebih baik dari yang kami harapkan.)
- Dapat dipisahkan: Tidak — intransitif dalam arti ini.
- Tip penerjemahan: “It turned out that he was right” mengungkapkan informasi yang tidak terduga. Gunakan padanan “ternyata” atau “hasilnya.”
Poin-poin Penting
- Phrasal verb bukanlah pilihan — mereka adalah kosakata inti untuk memahami percakapan bahasa Inggris yang nyata.
- Makna berasal dari kombinasi, bukan dari kata-kata individu. Perlakukan setiap phrasal verb sebagai satu item kosakata tunggal.
- Masalah dapat dipisahkan atau tidak itu penting. Dengan kata kerja yang dapat dipisahkan, kata ganti harus berada di antara kata kerja dan partikel: “Pick it up,” jangan pernah “Pick up it.”
- Banyak phrasal verb memiliki banyak arti. “Take off” bisa berarti melepas pakaian, keberangkatan pesawat, atau kesuksesan tiba-tiba. Konteks adalah panduan Anda.
- Saat menerjemahkan, selalu terjemahkan maknanya, bukan kata-katanya. Jika Anda menggunakan alat terjemahan, periksa apakah hasilnya menangkap maksud dari seluruh frasa tersebut.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
-
Menerjemahkan kata demi kata. “Run out of” tidak berarti apa-apa yang berhubungan dengan berlari. Jika Anda menerjemahkan setiap kata secara terpisah, Anda akan membingungkan pembaca Anda. Selalu terjemahkan phrasal verb sebagai satu unit.
-
Mengabaikan aturan dapat dipisahkan/tidak. Mengatakan “I looked up it” alih-alih “I looked it up” adalah kesalahan umum. Dengan phrasal verb yang dapat dipisahkan, kata ganti selalu berada di tengah.
-
Mencampuradukkan phrasal verb yang mirip. “Look up” (mencari informasi), “look into” (menyelidiki), dan “look after” (merawat) menggunakan kata kerja dasar yang sama tetapi memiliki arti yang sangat berbeda. Pelajari partikelnya, bukan hanya kata kerjanya.
-
Menggunakan phrasal verb santai dalam konteks yang sangat formal. Banyak phrasal verb terdengar lebih alami dalam percakapan dan tulisan sehari-hari. Dalam makalah akademik dan dokumen resmi, kata kerja satu kata sering kali lebih cocok: “investigate” alih-alih “look into,” “postpone” alih-alih “put off.”
-
Lupa bahwa satu phrasal verb bisa memiliki banyak arti. “Make up” bisa berarti berdamai, mengarang, atau merias wajah. “Work out” bisa berarti olahraga, menyelesaikan, atau berhasil. Selalu periksa konteks sebelum menerjemahkan.
Tip Mempelajari Phrasal Verb
-
Pelajari dalam konteks, bukan isolasi. Membaca daftar memang membantu, tetapi melihat phrasal verb dalam kalimat nyata — dari artikel, acara, atau percakapan — membuatnya lebih melekat. Cobalah menonton acara bahasa Inggris dengan subtitle dan catat phrasal verb saat mereka muncul.
-
Kelompokkan berdasarkan partikel, bukan hanya berdasarkan kata kerja. Setelah Anda menyadari bahwa “out” sering kali menyiratkan penyelesaian atau penemuan (figure out, work out, find out, sort out), kombinasi baru menjadi lebih mudah diingat.
-
Latihan dengan substitusi. Ambil sebuah kalimat dengan kata kerja formal dan ganti dengan phrasal verb: “I need to investigate this” menjadi “I need to look into this.” Kemudian balikkan latihannya.
-
Mulailah dengan 50 kata ini. Ada ribuan phrasal verb, tetapi 50 kata ini memberi Anda dasar yang kuat untuk situasi sehari-hari. Kuasai kata-kata ini sebelum mengejar kata-kata yang jarang digunakan.
-
Gunakan alat terjemahan untuk memverifikasi pemahaman Anda. Ketik kalimat lengkap dengan phrasal verb ke penerjemah yang peka konteks dan periksa apakah hasilnya menangkap makna yang dimaksudkan. Jika tidak, Anda mungkin memiliki definisi yang salah.
Sumber daya terkait
- 50 Bisnis Idiom Bahasa Inggris yang Harus Anda Ketahui
- 100 Kalimat Bahasa Inggris Harian untuk Percakapan Sehari-hari
- See vs. Look vs. Watch: Panduan Lengkap
- Perbedaan Antara Say, Tell, Speak, dan Talk
- Preposisi Bahasa Inggris: In, On, dan At
- Cara Belajar Bahasa Inggris
Terjemahkan phrasal verb secara akurat dengan OpenL
Phrasal verb termasuk bagian bahasa Inggris yang paling sulit diterjemahkan karena maknanya bersifat idiomatik, bukan harfiah. Kalimat seperti “She ran into her ex, and things didn’t work out” mengandung dua phrasal verb yang tidak akan masuk akal jika diterjemahkan kata demi kata di sebagian besar bahasa.
Mengapa menggunakan OpenL untuk memeriksa terjemahan phrasal verb
- Hasil yang mengutamakan makna: Membantu Anda memeriksa apakah sebuah kalimat diterjemahkan berdasarkan maknanya, bukan kata demi kata.
- Mendukung 100+ bahasa: Mencakup bahasa-bahasa utama dunia dan varian regional.
- Berbagai format: Anda dapat menerjemahkan PDF, dokumen Word, dan presentasi PowerPoint sambil tetap mempertahankan formatnya.
- Berguna untuk perbandingan: Cara cepat untuk membandingkan terjemahan idiomatik dengan terjemahan yang lebih harfiah.
Baik Anda menerjemahkan email, makalah akademik, atau percakapan santai, OpenL dapat menjadi pemeriksaan kedua yang membantu, terutama ketika phrasal verb memiliki lebih dari satu makna.
FAQ
Apa itu phrasal verb?
Phrasal verb adalah kata kerja yang dikombinasikan dengan satu atau lebih partikel (preposisi atau kata keterangan) yang bersama-sama menciptakan makna berbeda dari kata kerja aslinya. Misalnya, “give” berarti memberikan sesuatu kepada seseorang, tetapi “give up” berarti berhenti mencoba. Menurut British Council, phrasal verb memiliki makna non-harfiah yang perlu Anda pelajari sebagai satu unit lengkap.
Ada berapa banyak phrasal verb dalam bahasa Inggris?
Kamus dan studi yang berbeda menghitung phrasal verb secara berbeda, sehingga totalnya sangat bervariasi. Untuk tujuan pengajaran, PHaVE List oleh Garnier dan Schmitt mengidentifikasi 150 phrasal verb berfrekuensi tinggi dan makna paling umum, yang memberikan titik awal yang lebih realistis bagi pembelajar. Ke-50 kata dalam artikel ini dipilih dari rentang utilitas tinggi tersebut untuk penggunaan sehari-hari.
Apa perbedaan antara phrasal verb yang dapat dipisahkan (separable) dan tidak dapat dipisahkan (inseparable)?
Phrasal verb yang dapat dipisahkan memungkinkan objek berada di antara kata kerja dan partikelnya: “Turn the light off” atau “Turn off the light.” Dengan kata ganti, objek harus berada di tengah: “Turn it off.” Phrasal verb yang tidak dapat dipisahkan menjaga kata kerja dan partikel tetap bersama: “I ran into her” (tidak pernah “I ran her into”). Sebagai aturan umum, phrasal verb intransitif (tidak ada objek) selalu tidak dapat dipisahkan.
Mengapa phrasal verb sangat sulit diterjemahkan?
Karena maknanya bersifat idiomatik, bukan komposisional. “Look up” tidak ada hubungannya dengan melihat ke arah atas saat ia berarti “mencari informasi.” Menerjemahkan setiap kata secara terpisah menghasilkan omong kosong. Penerjemahan yang efektif membutuhkan pemahaman makna yang dimaksudkan dan pencarian ekspresi yang setara — atau kata kerja biasa — dalam bahasa target.
Bisakah saya menggunakan phrasal verb dalam tulisan formal?
Bisa, tetapi gunakanlah secukupnya. Banyak phrasal verb terdengar lebih alami dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan informal. Dalam makalah akademik, dokumen hukum, dan laporan formal, padanan satu kata biasanya lebih disukai: “investigate” alih-alih “look into,” “postpone” alih-alih “put off,” “establish” alih-alih “set up.” Meski begitu, beberapa phrasal verb seperti “carry out” (melaksanakan) dan “set up” (mendirikan) diterima secara luas bahkan dalam konteks formal.
Ingin lebih banyak sumber belajar bahasa Inggris? Jelajahi panduan kami tentang kesalahan terjemahan yang umum atau baca tip kami untuk hasil terjemahan yang lebih baik.


